MEGAMENDUNG

Ada cahaya pekat melintas senja ini
Pemanis saat sang surya menuruni singgasananya
Menyeruatkan pesan terdalam penggemarnya

Bukit paralayang menjadi saksi
Bahwa taburan cahaya jingga menjadi media berbagi antara hati ke hati

Tak ada rasa mengeluh
Karena semua selalu bersyukur

Kala lidah tak sampai berujar
Logika berbaring lemah tak berdaya
Hanya hati yang kemudian menggantikan mereka semua

Rembulan hadir menyapa para pemujanya
Menjadi penerang diantara riuh gendang
Penunjuk bagi para pengelana

Canda-tawa-guratan ceria memasung diantara liuk liuk sang penari
Membawa makna akan rasa bahagia

Desir angin merbabu merajai telinga
Mengibaskan rasa canggung
Menghadirkan rasa syukur

Dinginnya bukit tidar tak sejengkalpun menurunkan asanya
Justru menjadikannya semakin tegar
Setegar para prajurit yang berdiri disana

Merpati selalu memenuhi janji
Untuk selalu mengabari
Pesan apa yang tuannya beri
Namun sayang
Ia malah dicaci

Disana
Terukir janji bahwa yang pergi akan kembali
Membawa cerita akan esok yang datang kembali
Dengan lelakonnya sendiri

Bukit Para Dayang, Oktober 2014

dR.


Share:

0 komentar