ASTRONOM YANG PEMALU

Pelaksanaan Olimpiade Sains Kuark 2013 tinggal menghitung hari. Namun justru aku yang sangat khawatir dan 'deg-deg' an dengan persiapan tim SD ku. Ini karena 4 orang dari level 2 tidak bisa mengikuti les yang aku adakan dengan maksimal. Penyebabnya adalah mereka masuk sore, sehingga mereka hanya bisa mengikuti les sekitar 30 menit saja. Selebihnya mereka harus mengikuti pelajaran di kelas.

Namun ke-galau-an ku terobati sudah. Nisa, si pemalu yang selama ini ku kenal cukup pendiam, berhasil membuatku girang bukan kepalang. Bayangkan, untuk anak sekelas dia yang tinggal di desa yang jauh dari namanya kecukupan fasilitas buku, mampu mengerjakan 150 soal Olimpiade Sains Kuark dengan benar semua. Cukup mencengangkan awalnya, karena sebelumnya ia hanya selalu mampu mengerjakan 80-90 % soal yang aku berikan.

"Hari ini ia mampu membuktikan bahwa ia bersinar"

Nisa memang aku kenal sangat menyukai mata pelajaran Sains. Utamanya mengenai Planet dan sistem tata surya. Aku ketahui ketertarikannya ini ketika aku membawa alat-alat peraga sistem tata surya yang sudah lama tidak terpakai. Dia nampak sangat antusias memperhatikan dan mencobanya. Diantara 10 anak yang bergabung di OSK Club ku, dia adalah anak pertama yang mampu menyebutkan nama-nama planet Jovian, dan planet kerdil beserta jumlah satelitnya.

"Sungguh istimewa anak ini, mungkin kalau dia mampu dibimbing dengan tepat, ia mampu menjadi astronom atau bahkan mampu menjadi antariksawan berbakat"

Di keseharian sekolah, kadang Nisa menjadi assistenku ketika aku harus masuk di kelas VI menggantikan guru yang berhalangan hadir. Anaknya penyabar, namun sifat pemalunya masih sangat dominan walaupun tidak seperti dulu yang sangat pemalu.

Aku mencoba mengikis sifat pemalunya dengan menggunakan cara menyanyi, dan berargumen. Aku selalu meminta dia untuk menyanyi sebuah lagu serta mempraktekkannya seperti yang aku lakukan. Awalnya malu dan tidak mau, namun semakin kesini, ia makin berani dan tidak malu lagi walaupun kadang harus dimotivasi lebih. Selain itu aku juga menerapkan pola argumentasi ilmiah ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan. Aku memancingnya dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai planet, misalkan :


- Ada berapa jumlah planet Jovian dan Planet kerdil?
- Berapa jumlah satelit saturnus?
- Berapa waktu yang dibutuhkan Bumi untuk ber-revolusi?
- Mengapa Uranus berwarna biru?


Begitu seterusnya. Setiap kali ia menjawab, aku memintanya menunjukkan kepadaku di buku yang mana yang menjadi dasar pijakan argumen/jawabannya dia. Dan Alhamdulillah, saat ini ia mampu berargumen dengan ilmiah dan percaya diri ketika menjawab pertanyaan.

Waktu pelaksanaan OSK 2013 tinggal beberapa hari lagi, semoga kalian mampu menunjukkan kemampuan yang maksimal ya nak. Kalian mau naik pesawat kan? Ayo belajar yang lebih semangat lagi, agar mimpi untuk naik pesawat bisa terwujud.


dR. 

Powered by Telkomsel BlackBerry®









Share:

0 komentar