PROGRAM KULIAH MAGANG KERJA DI TAIWAN ; BENAR ATAU PENIPUAN?

Saya beberapa kali dihubungi oleh rekan saya dari Indonesia (juga beberapa sedang bekerja di Taiwan) menanyakan tentang validitas informasi yang beberapa waktu ini sedang heboh di kalangan masyarakat. Informasi itu adalah tentang adanya sekelompok orang yang menawarkan kepada masyarakat untuk berkuliah sembari bekerja di Taiwan atau yang dikenal sebagai program kuliah magang kerja di Taiwan. Bagi beberapa orang, tawaran ini terlihat cukup menarik, apalagi mereka di tawari dengan segudang fasilitas yang menurut saya pribadi rada tidak masuk akal.

Namun bagi sebagian masyarakat yang lain, tawaran ini juga dirasa janggal, karena ditawarkan oleh orang yang mengaku perwakilan dari PT. XXX (disamarkan). Mereka menanyakan keshahihan informasi ini karena merasa tidak masuk akal bahwa perwakilan kampus di luar negeri kok melakukan rekrutmennya door to door dan dilakukan oleh orang Indonesia melalui sebuah PT. Modus ini dirasa mirip dengan rekrutmen tenaga kerja yang kemudian dipekerjakan secara illegal di luar negeri.

Contoh brosur penawaran Program Kuliah Magang Kerja di Taiwan yang beredar di masyarakat
(Sumber : Dokumen Pribadi)
Hal-hal yang dirasa janggal tadilah yang kemudian membuat beberapa teman saya kemudian menanyakan kebenaran informasi tersebut, karena dikhawatirkan jika ini adalah bentuk penipuan dan modus untuk human trafficking dengan kedok kuliah kerja magang di Taiwan.

Lalu sebenarnya apakah benar program ini benar-benar ada di Taiwan? Atau ini hanya sekedar bentuk penipuan? Berikut saya sarikan beberapa hal terkait informasi ini, berdasarkan diskusi saya dengan salah satu staff perwakilan Indonesia di Taiwan.

Apa Itu Program Kuliah Magang Kerja?

Program ini adalah program baru dari pemerintah Taiwan yang mengizinkan warga negara Indonesia untuk melakukan magang kerja sembari berkuliah setingkat Strata 1 (S-1) di perguruan tinggi di Taiwan yang sudah memiliki kerjasama dengan lembaga terkait. Program ini adalah turunan dari kebijakan “New Southbound Policy” yang gencar dilaksanakan sejak Presiden baru Taiwan terpilih pada tahun 2015.

Program kuliah magang kerja menempatkan para mahasiswa ini di asrama mahasiswa yang disediakan oleh kampus yang kemudian diberikan akses yang sama dengan mahasiswa internasional lainnya untuk belajar di kampus tersebut. Namun selain belajar, mahasiswa tersebut juga melakukan kegiatan magang kerja di perusahaan atau lembaga pelatihan yang sudah memiliki kerjasama dengan lembaga sponsor yang memberangkatkannya.

Bagaimana Cara Mengikuti Program Ini?

Bagi yang ingin ikut program ini, bisa mendaftar melalui Taipei Economic and Trade Office (TETO) Jakarta. Program ini biasanya diinformasikan melalui website-website resmi. Selain itu, program ini juga biasanya dijalankan / dibantu oleh lembaga non-profit yang sudah diakui oleh TETO Jakarta, sehingga penyelenggaraannya legal / resmi.

Berapa Biaya Yang Harus Dibayarkan?

Program ini pada dasarnya adalah program subsidi silang, dimana biaya pendidikan selama di Taiwan dibayarkan melalui gaji magang dan kerja, sehingga ini akan meringankan pembiayaan. Selain itu, mahasiswa masih harus membayar untuk pembuatan paspor, visa resident, dan medical check-up di Indonesia. Sedangkan untuk pendaftaran, tidak ada biaya yang dibayarkan atau gratis.

Di Taiwan Kuliah Dimana?

Sejauh yang saya tahu, baru ada beberapa universitas di Taiwan yang menerima mahasiswa dengan program ini, salah satunya yaitu Chien Hsin University of Science and Technology yang terletak di Kota Taoyuan, Taiwan. Mahasiswa diberikan kesempatan mengambil program S1 selama 4 tahun dan lulusannya mendapatkan gelar Bachelor of Science (B.S)

Kampus Chien Hsin University of Science and Technology (Photo : Wikipedia)

Kapan Waktu Kuliah dan Magangnya?

Dalam satu minggu, mahasiswa berkuliah selama 4 hari. Kemudian 1-2 hari untuk magang kerja, dan 1 hari untuk libur / istirahat. Waktu 4 hari ini mutlak harus dipenuhi untuk kuliah karena statusnya yang diberikan Visa Foreign Student sehingga waktu magang hanya 2 hari saja, tidak boleh terbalik (4 hari magang kerja dan 2 hari kuliah).

Siapa Operator Resmi dari Program ini?

Hingga saat ini, baru ada 1 lembaga yang resmi terdaftar dan diberikan izin oleh TETO Jakarta dan diketahui oleh perwakilan Indonesia di Taiwan untuk menyelenggarakan program ini, yaitu YPN Bhakti Jaya Indonesia (BJI). Ketua Yayasan ini adalah Mas Bambang Nurfauzi yang sejak 2013 menetap di Taiwan untuk menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan bagi warga negara Indonesia di Taiwan.

Bagaimana Prosedur Pendaftarannya?

Bagi yang berminat, bisa mendaftar langsung melalui website TETO Jakarta atau menghubungi lembaga yang sudah memperoleh izin dari TETO Jakarta. Setelah mendaftar, tiap calon mahasiswa akan diseleksi dan diwawancara / interview langsung oleh TETO Jakarta.

Bagaimana Membedakan Lembaga Resmi dan Tidak Resmi?

Saat ada orang atau lembaga yang menawarkan program kuliah magang kerja di Taiwan, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan / dilakukan :

  1. Tanyakan tentang legalitas lembaga / organisasi tersebut (Badan Hukumnya, Perizinannya) dari Pemerintah Indonesia sebagai penyelenggara pendidikan (mintakan bukti tertulis). Lembaga resmi adalah penyelenggara pendidikan (biasanya berupa Yayasan Pendidikan), bukan Agency atau Perusahaan Pencari Tenaga Kerja)
  2. Tanyakan tentang izin dari TETO Jakarta terkait penyelenggaraan program kuliah magang di Taiwan ini (mintakan bukti tertulisnya)
  3. Tanyakan tentang seleksi dan interviewnya (Yang menyeleksi adalah langsung dari TETO Jakarta, bukan dari lembaga / perusahaan / organisasinya)
  4. Program kuliah magang kerja yang resmi tidak ada pembayaran dimuka, karena biaya kuliah dibayarkan melalui gaji magang tersebut. Sehingga perlu diperjelas tentang masalah biaya. Selain itu, calon peserta hanya cukup membayar pembuatan paspor, visa, dan medical check-up saja (Jika semua diurus sendiri, maka biayanya tidak sampai 2 juta rupiah)
  5. Visa yang didapat adalah Visa Pelajar, bukan Visa Pekerja
  6. Setiap peserta program ini akan diberikan Letter of Acceptance (LoA) resmi dari kampus di Taiwan sebagai bukti diterima sebagai mahasiswa. LoA ini nantinya akan digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan Visa Foreign Student ke Taiwan

Walaupun hal-hal terkait sudah dipaparkan diatas, namun kita harus tetap waspada terhadap semua bentuk penawaran yang ada. Karena modus kejahatan sekarang dilakukan dengan berbagai cara. Dan kasus penjualan manusia atau human trafficking adalah salah satu kasus serius yang masih saja terjadi di Indonesia. Modusnya dengan berbagai cara, bisa dengan diiming-imingi dengan kerja bergaji tinggi, kerja sambil kuliah, maupun tawaran-tawaran lain yang diluar nalar.

Sebagus-bagusnya kampus di Taiwan dan sebesar-besarnya beasiswa yang didapat di Taiwan, kita disini tetaplah sebagai mahasiswa dan perantauan. Tidak ada fasilitas lux untuk itu, karena disini kita untuk belajar, bukan untuk menghabiskan uang tanpa tujuan. Sehingga perlu dimaklumi bahwa segalanya yang ada disini harus dimaknai sebagai laku priatin. Semoga bermanfaat !

Share:

10 komentar

  1. kalo pt. sinar mutiara bangsa itu berarti penipuan pa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum tentu juga. Harus dicek ke pihak2 terkait apakah legal atau tidak.

      Hapus
  2. Sama pak. Ini saya juga dapat tawaran yg sama sperti itu? Biaya kisaran 18jt +
    Sebaiknya saya tanya gimana dulu pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba tanya dulu keabsahannya mas. Karena banyak peserta program magang kuliah yang sudah disini ternyata mengeluh karena tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan saat sebelum berangkat.

      Hapus
  3. Dalam waktu dekat ini disuruh medical.

    BalasHapus
  4. Saya juga dapat tawaran kuliah+kerja di taiwan melalui pt sinar mutiara bangsa.. apakah itu benar atau tidak pa? Soalnya dalam waktu dekat ini mau medikal

    BalasHapus
    Balasan
    1. malam kak boleh minta contactnyaa ?

      Hapus
    2. kak tolong hub saya ,, saya mau tanya2 nih .. 08989111726

      Hapus
  5. selamat malam , pak saya di kenalin sm org yg bisa bantu sekolah di taiwan . dan dia mengiriman browsur sama seperti yang kk oplad , apakan itu benar/tidak ya ? terima kasih

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum pak? Ini saya udh beres Passport sama Medical. Tinggal nunggu turun Visa Melalui PT.Sinar Mutiara Bangsa? Apakah ada kejanggalan pak

    BalasHapus