SENYUM OPTIMIS DARI JATILUHUR


Hari pertama untuk kegiatan PPM sudah dilalui dengan baik. Semua berjalan sesuai rencana. Berangkat pagi, bertemu kepala sekolah, susun rancangan jadwal, serta semua hal terkait PPM. Tapi ada satu hal yang tidak biasa dari hari itu. Apa itu? Senyum khas anak-anak yang indah.
Ketika memasuki gerbang sekolah, awalnya aku mengerutkan dahi, takut tak ada sambutan dan rebutan tangan khas anak-anak kepada gurunya. Aku takut dengan perawakanku yang besar, mereka menjadi takut. Namun itu semua tak terbukti. Mereka datang berebut salaman denganku. Mereka tersenyum dan menanyakan satu hal yang cukup menggugah, “Bapak guru baru ya disini?” Tanya mereka. Kalau ditelisik lebih mendalam, sepertinya pertanyaan tersebut sederhana, namun ada satu keinginan tersembunyi dari mereka yang itu sangat mereka harapkan terjadi. Dalam penafsiranku [mungkin saja salah] mereka menginginkan yang namanya penyegaran suasana. Terutama dari guru-gurunya. Ini menjadi hipotesis sementara yang cukup kuat dikarenakan yang menanyakan pertanyaan tersebut bukan satu atau dua anak, namun banyak anak yang menanyakannya setiap kali bertemu.
Mereka semua terlihat sangat ceria dan penuh semangat tatkala menatap kami. Semacam ada secercah harapan yang akan diberikan dari kami untuk mereka. Namun itu menggelitik pemikiranku. Apa yang membuat mereka berkekspektasi lebih pada kami? Sehingga kami sepertinya sangat “spesial” di mata mereka? Jawaban itu akhirnya aku dapatkan dari guru SD tersebut. Mereka sangat berharap memberikan sebuah jalan keluar berupa metode-metode kreatif guna mempermudah pengajaran. Mereka sangat meyakini kami akan bisa memberikan sedikit banyak efek positif dalam hal metode pedagogis. Semoga itu bisa menjadi cambuk agar kami lebih baik lagi kedepannya.

Purwakarta, Oktober 2012

dR.

*Photo dari sini
*Tulisan adalah jurnal harian selama PPM dalam rangka pelatihan Pengajar Muda V

Share:

2 komentar

  1. tetep semangt kawan..
    "tetep saling mendo'akan"
    krn itu yg akan trus menarik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih lek.
      Aamiin, InsyaAllah. Sukses untuk mu kawan

      Hapus