IRONI DI NEGERI BUMI JURAI SIWO


Dalam era kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, website / situs sangatlah penting dibutuhkan, karena ini dipergunakan sebagai jendela bagi dunia luar untuk mengintip potensi yang ada di suatu daerah. Website menjadi sebuah kebutuhan primer guna mempromosikan potensi maupun peluang investasi bagi para investor di luar daerah tersebut. Namun apa jadinya, ketika Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki putra-putra daerah yang unggul di bidang informatika, tidak diberdayakan secara maksimal. Menjadi sebuah ironi yang cukup mendalam, ketika para putra daerahnya sangat berkembang dan menjadi ahli informatika di propinsi lain. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Keluarga Mahasiswa Pelajar Lampung Tengah (GASARLAT) Yogyakarta, tercatat lebih dari 500 mahasiswa Lampung Tengah sedang menempuh studi di Yogyakarta dan lebih dari 50 mahasiswa Lampung Tengah studi di bidang Informatika. Bahkan, ada juga puluhan mahasiswa asal Lampung Tengah yang  menjadi hacker.
Dalam teori promosi yang dikemukakan oleh Kotler dan Armstrong (Terjemahan, 2001 : 74), promosi adalah kreativitas mengkomunikasikan keunggulan produk serta membujuk pelanggan sasaran untuk membelinya. Menjadi sebuah keiistimewaan tersendiri bagi website, sebagai sebuah media promosi guna menginformasikan perkembangan pembangunan di wilayah tersebut sekaligus mempromosikan keunggulan-keunggulan dan potensi dari yang bisa dikembangkan melalui kerjasama dengan para investor.
Kembali kepada persoalan awal, mahasiswa-mahasiswa Lampung Tengah di Yogyakarta banyak yang sudah memiliki website pribadi. Bukan karena murahnya untuk mendapatkan sebuah “akun” web, namun mereka sadar akan arti penting sebuah website sebagai sebuah media promosi penjualan barang dan jasa yang mereka tawarkan. Alangkah ironis, ketika putra-putra daerah Lampung Tengah menjadi ahli IT, namun kabupaten tempat asal mereka tidak memilikinya. Selain sebagai sebuah media promosi, website Lampung Tengah nantinya bisa dimanfaatkan sebagai media informasi produk peraturan daerah maupun perkembangan pembangunan di Lampung Tengah, sehingga masyarakat bisa mendapatkan data resmi yang akurat melalui website tersebut.
Sedikit mengambil contoh di Kota Yogyakarta, website pemkot Yogyakarta sangat besar andilnya dalam penanaman investasi. Melalui media website, pemerintah kota Yogyakarta menginfokan mengenai produk-produk unggulan dan peluang investasi yang bisa ditanamkan di kota Yogyakarta seperti pendidikan, pengelolaan air bersih maupun pariwisata. Bahkan, melalui website juga pemerintah kota Yogyakarta sendiri akhirnya menjalin kerjasama Sister City dengan Kota Kyoto, Jepang. Alhasil, banyak investor yang menanamkan modalnya di kota Yogyakarta di berbagai sektor.
Pringsewu sebagai kabupaten yang cukup muda ternyata selangkah lebih maju daripada Lampung Tengah. Pemerintah kabupaten Pringsewu sangat memikirkan mengenai arti penting dari website / situs pemerintahnya sebagai media komunikasi dan informasi online bagi masyarakat.
Lampung Tengah, sebagai kabupaten yang cukup luas di propinsi Lampung sangatlah mutlak memerlukan sebuah media promosi dan informasi online. Banyak sektor potensial yang bisa dikembangkan. Mulai dari pertanian, perkebunan sampai sektor pariwisata. Jika pemerintah kabupaten Lampung Tengah merasa tidak sanggup untuk mengelolanya sendirian, bisa menggunakan bantuan investor lokal maupun asing. Namun guna mendatangkan investor tersebut, butuh promosi yang massive dan pencitraan yang baik. Salah satunya adalah melalui dunia maya internet yaitu website.
Penulis sangat mengapresiasi langkah pemerintah kabupaten Lampung Tengah yang telah mengadakan pameran potensi daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada bulan November 2010. Disana pemerintah kabupaten Lampung Tengah mengundang beberapa kalangan investor. Dalam kebiasaan mekanisme penanaman investasi, setelah investor mendapatkan brosur dan penjelasan dari stakeholder, mereka akan memikirkan untuk menanamkan investasinya di derah tersebut. Namun keputusan untuk menanamkan investasi tersebut tidak semata-mata jadi pada hari itu juga, mereka membutuhkan waktu. Setelah mereka melihat peluang, maka mereka akan mencari informasi lebih detail mengenai daerah tersebut. Salah satu jalan yang sering dipakain adalah melalui media internet. Dan website resmi dari daerah yang memuat informasi lengkap mengenai daerah tersebut dan keunggulan-keunggulannya menjadi jawabannya.
Tidak adil rasanya jika penulis hanya mengkritik tanpa memberikan solusi yang konstruktif. Pemerintah daerah Lampung Tengah bisa memanggil pulang putra-putra daerah Lampung Tengah yang sedang studi dan tersebar di seluruh propinsi Lampung maupun di luar propinsi Lampung. Harapannya dengan semangat idealisme dan semangat pembangunan dari para kaum muda terdidik, percepatan pembangunan Lampung Tengah menjadi kabupaten sejahtera dan maju bisa segera terwujud. Selain itu, kalaupun sulit untuk mendatangkan para putra-putra daerah untuk kembali pulang ke Lampung Tengah, pemerintah bisa menggandeng organisasi mahasiswa kedaerahan seperti GASARLAT Yogyakarta untuk bersama-sama membangun Lampung Tengah. Kami sangat siap untuk membangun Lampung Tengah, jika memang pemerintah membuka tangan dan memfasilitasi kami.

dR.

Share:

0 komentar